Sutradara menggandeng food stylist profesional serta melakukan riset tentang dunia kuliner, membuat setiap adegan di dapur terlihat autentik dan tidak dibuat-buat.
Para pemeran utama juga menjalani pelatihan khusus bersama koki profesional. Mereka harus melatih fokus tinggi dan ketelitian dalam setiap detail.
Baca Juga: Trailer The Death of Robin Hood Dirilis, Ketika Sang Pencuri Budiman Menua
Transformasi Karakter dan Cerita di Balik Layar
Deva Mahenra pun rela mengubah penampilannya dengan memanjangkan rambut serta menggunakan aksesori seperti tindik dan tato temporer agar lebih sesuai dengan karakter.
Sementara itu, Sha Ine Febriyanti yang memerankan ibu Luka mengaku terinspirasi untuk menata ulang dapurnya sendiri setelah produksi selesai.
Dengan perpaduan cerita yang kuat, visual menarik, dan totalitas para pemain, Luka Makan Cinta berhasil menjadi salah satu serial Indonesia yang paling menonjol saat ini.***