Sam Evenson Tetap Jadi Sutradara
Salah satu keputusan penting dalam proyek ini adalah tetap melibatkan Sam Evenson sebagai sutradara. Dia tidak hanya mengarahkan film, tapi juga menulis naskah untuk versi layar lebar MORA.
Langkah ini dinilai tepat karena Evenson adalah sosok di balik visi kreatif yang membuat MORA viral. Dengan mempertahankan kreator aslinya, adaptasi ini diharapkan tetap original.
Selain itu, Evenson berpengalaman menggabungkan teknologi AI dengan storytelling horor. Dia mampu menciptakan suasana yang tidak hanya menakutkan, tapi juga mengganggu secara psikologis.
Baca Juga: Wuthering Heights Versi Baru Tayang di HBO Max, Dibintangi Margot Robbie dan Jacob Elordi
Horor Digital dan Masa Depan Sinema
Keterlibatan NEON menandakan semakin seriusnya industri film dalam mengeksplorasi teknologi AI. MORA bisa menjadi contoh bagaimana teknologi baru bisa membuka cara baru dalam bercerita.
Meski detail seperti jajaran pemain, alur lengkap, hingga jadwal rilis masih dirahasiakan, proyek ini sudah masuk dalam daftar film horor paling dinantikan.
Banyak yang penasaran bagaimana konsep horor digital ini akan diterjemahkan ke dalam durasi panjang.
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, MORA berpotensi menjadi pionir dalam genre horor berbasis AI. Jika berhasil, film ini bisa membuka jalan bagi karya-karya serupa di masa depan.***