entertainment

Review Mother Mary: Drama Comeback Diva yang Penuh Trauma

Senin, 27 April 2026 | 16:30 WIB
Review Mother Mary: Drama Comeback Diva yang Penuh Trauma. (A24)

Dari sisi visual, David Lowery kembali menunjukkan ciri khasnya. Dengan dukungan sinematografer Andrew Droz Palermo, film ini dipenuhi gambar yang artistik dan atmosferik.

Musik dan Makna Mendalam di Balik Popularitas

Tak hanya visual, musik dalam Mother Mary juga memperkuat suasana. Keterlibatan musisi Charli XCX, Jack Antonoff, dan FKA Twigs menghadirkan nuansa industrial techno yang unik dan menghantui.

Film ini pada dasarnya bukan sekadar cerita tentang comeback seorang penyanyi. Lebih dari itu, Mother Mary adalah refleksi tentang identitas, ego, dan bagaimana dunia memandang seorang selebritas.

Konsep Mother Mary sendiri menjadi simbol bagaimana publik sering memuja figur publik layaknya sosok suci, tanpa benar-benar memahami sisi manusiawi di baliknya. F

ilm ini mengajak penonton untuk mempertanyakan siapa yang sebenarnya mengendalikan identitas seorang artis.

Baca Juga: Kangen Band Rambah Dunia Film, Kisah Lagu Yolanda Diangkat ke Layar Lebar 

Drama Psikologis yang Tidak Biasa

Alur cerita film ini memang tidak ringan. Dengan pendekatan slow-burn dan penuh simbolisme, penonton dituntut untuk lebih fokus dan terlibat secara emosional.

Tidak semua pertanyaan dijawab secara langsung, sehingga memberikan ruang interpretasi yang luas. Namun justru di situlah kekuatan film ini. Mother Mary bukan dibuat untuk sekadar menghibur, melainkan untuk menggugah pemikiran dan emosi penonton.***

Halaman:

Tags

Terkini