Victorian Psycho merupakan adaptasi dari novel karya Virginia Feito. Menariknya, Feito juga ikut menulis skenario, sehingga cerita film tetap setia dengan sumber aslinya.
Film ini disutradarai Zachary Wigon yang sebelumnya dikenal lewat film Sanctuary (2022). Kolaborasi antara penulis asli dan sutradara ini menjadi salah satu alasan Victorian Psycho sangat dinantikan.
Selain itu, latar era Victoria memberikan sentuhan visual yang khas. Nuansa klasik yang gelap berpadu dengan cerita misterius, menciptakan pengalaman menonton yang berbeda dari film horor pada umumnya.
Pergantian Pemain dan Deretan Bintang Pendukung
Fakta menarik di balik produksi film ini adalah perubahan pemeran utama. Awalnya, karakter Winifred Notty diperankan Margaret Qualley. Namun, peran ini akhirnya jatuh ke tangan Maika Monroe.
Menurut Zachary Wigon, Monroe dinilai memiliki daya tarik kuat untuk memerankan karakter dengan lapisan psikologis yang kompleks.
Dia dianggap mampu menghadirkan sisi eksentrik sekaligus misterius dari Winifred dengan cara yang lebih mendalam.
Selain Monroe, film ini juga dibintangi sejumlah aktor ternama seperti Thomasin McKenzie, Jason Isaacs, Ruth Wilson, hingga Amy De Bruhn dan Jacobi Jupe.
Baca Juga: Trailer Prekuel Baru The Hunger Games: Sunrise on the Reaping Dirilis, Kapan Filmnya Tayang?
Proyek Lain Maika Monroe di Tahun 2026
Selain Victorian Psycho, Maika Monroe juga tampil dalam film lain berjudul Reminders of Him. Film ini mengusung genre drama romantis dan disutradarai oleh Vanessa Caswill.
Naskahnya ditulis Colleen Hoover bersama Lauren Levine, yang diadaptasi dari novel laris karya Hoover. Dalam film ini, Monroe memerankan Kenna Rowan, perempuan yang memulai hidup baru setelah dari penjara.
Cerita berfokus pada perjuangan Kenna untuk bertemu kembali dengan putrinya, di tengah penolakan dari lingkungan sekitarnya.
Hanya satu orang yang memberinya kesempatan untuk bangkit, yaitu Ledger, yang kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan emosionalnya.
Dengan dua proyek besar di tahun yang sama, Maika Monroe menunjukkan fleksibilitasnya sebagai aktris. Dari horor psikologis hingga drama romantis, dia terus membuktikan kemampuannya.***