entertainment

Siapa NM Pemilik CBB Travel? Kasus Penipuan Umrah, Modus Penipuan dan Kerugian Melibatkan Anisa Bahar dan Ratu Meta

Rabu, 8 April 2026 | 10:28 WIB
RATU META mengajukan laporan kasus penipuna travel umroh

TITIKTEMU.CO - Kasus dugaan penipuan travel umrah yang melibatkan CBB Travel kini menjadi sorotan publik.

Laporan yang diajukan oleh Anisa Bahar dan Ratu Meta terhadap pemilik CBB Travel, NM, telah menciptakan gelombang kekhawatiran di masyarakat.

Apakah Anda penasaran siapa sebenarnya NM dan bagaimana kasus ini bisa terjadi? 

Di tengah maraknya kasus penipuan berkedok perjalanan ibadah, penting bagi kita untuk mengetahui lebih jauh tentang siapa NM pemilik CBB Travel.

Kasus ini bukan hanya melibatkan kerugian finansial, tetapi juga melibatkan figur publik yang membuatnya semakin menarik perhatian.

Berikut kronologi kasus, identitas NM, serta modus penipuan yang digunakan.

Kronologi Kasus yang Dilaporkan

Kasus ini bermula ketika Anisa Bahar dan Ratu Meta merasa dirugikan secara finansial oleh CBB Travel. Berikut adalah kronologi singkat dari kasus ini:

  1. Laporan Diajukan: Anisa Bahar dan Ratu Meta melaporkan dugaan penipuan ke Polres Tangerang Selatan.
  2. Kuasa Hukum Terlibat: Ferry Aswan sebagai kuasa hukum mereka mengawal proses hukum.
  3. Tujuan Laporan: Laporan ini bertujuan untuk mengusut tuntas dugaan penipuan dan melindungi korban lain yang mungkin mengalami hal serupa.

Siapa NM Pemilik CBB Travel?

NM, yang diketahui bernama Noviyanti Malafitri, merupakan pemilik CBB Travel yang kini terjerat kasus penipuan. Meskipun informasi mengenai profil lengkapnya terbatas, berikut adalah beberapa fakta terkait NM:

  • Identitas: Noviyanti Malafitri dikenal sebagai sosok yang menjalankan bisnis CBB Travel.
  • Kurangnya Data: Tidak ada data rinci mengenai CBB Travel dalam daftar agen perjalanan umrah besar di Indonesia.
  • Hubungan Bisnis: Korban mengaku sudah saling mengenal dengan NM sebelum kerja sama dilakukan.

Modus Dugaan Penipuan

Modus yang digunakan dalam kasus ini cukup menarik perhatian. Berikut adalah beberapa poin mengenai modus penipuan yang dilakukan oleh NM:

  • Penawaran Investasi: Korban ditawari investasi dengan iming-iming keuntungan besar.
  • Skema Dana Percepatan: Pelaku menawarkan skema dana percepatan keberangkatan jemaah umrah.
  • Janji Keuntungan: Korban dijanjikan pembagian keuntungan dari dana yang mereka setorkan.

Namun, setelah dana ditransfer dalam jumlah besar, keuntungan yang dijanjikan tidak terealisasi, membuat korban merasa telah menjadi target penipuan.

Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Berdasarkan pernyataan Ratu Meta, kerugian yang dialami oleh para korban tidak sedikit. Berikut adalah rincian kerugian yang diungkapkan:

  • Jumlah Kerugian: Kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
  • Dampak Emosional: Selain kerugian finansial, para korban juga mengalami dampak emosional akibat penipuan ini.

Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan dalam memilih agen perjalanan umrah.

Kesimpulan

Kasus dugaan penipuan oleh NM pemilik CBB Travel menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat. Penting untuk melakukan riset mendalam sebelum memilih agen perjalanan umrah agar tidak terjebak dalam penipuan. Semoga artikel ini membantu Anda memahami lebih jauh tentang kasus ini dan memberikan informasi yang berguna.***

Tags

Terkini