TITIKTEMU.CO - Film horor thriller terbaru karya Joko Anwar, Ghost in the Cell, dipastikan akan diputar di 86 negara.
Kabar ini diumumkan Joko Anwar melalui media sosial pribadinya. Dalam unggahannya, dia mengungkapkan hak distribusi film telah dibeli puluhan negara, mencakup kawasan Asia, Eropa, hingga Amerika Latin.
Beberapa wilayah yang dipastikan akan menayangkan film ini antara lain Singapura, Malaysia, Taiwan, Jerman, Swiss, Belanda, Brasil, Meksiko, hingga Argentina.
Baca Juga: 8 Film Bioskop Paling Dinantikan April 2026, dari Project Hail Mary hingga Para Perasuk
Sambutan Hangat di Festival Internasional
Pencapaian ini menjadi bukti bahwa film Indonesia semakin mendapat tempat di pasar global. Joko Anwar pun mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, ini pencapaian kita bersama. Terima kasih untuk semua kru, pemain, dan penonton yang selalu mendukung,” tulisnya.
Sebelum dirilis global, Ghost in the Cell telah lebih dulu menjalani pemutaran perdana di ajang Berlin International Film Festival 2026 dalam program Forum.
Film horor ini mendapat respons positif dari penonton internasional. Abimana Aryasatya, salah satu pemeran mengaku sempat khawatir unsur humor dalam film tidak akan diterima oleh penonton luar negeri.
Namun kekhawatiran itu justru terpatahkan setelah melihat reaksi penonton yang menikmati film dengan antusias.
Menurutnya, bahasa sinema terbukti mampu menjembatani perbedaan budaya. Penonton dari berbagai negara tetap bisa memahami dan menikmati cerita yang disajikan.
Baca Juga: Serial Harry Potter Versi HBO, Adaptasi Paling Setia dengan Novel
Sinopsis: Teror di Balik Jeruji Besi
Secara cerita, Ghost in the Cell mengambil latar di sebuah penjara Lapas Labuhan Angsana. Tempat ini digambarkan sebagai lingkungan yang penuh tekanan, ketidakadilan, dan kekerasan.