Cerita berfokus pada lapas Labuhan Angsana yang dipenuhi konflik antar narapidana. Situasi semakin kacau ketika seorang napi baru datang, diikuti dengan kematian misterius yang terus meningkat.
Terungkap bahwa ada sosok gaib yang memburu orang dengan energi negatif. Para tahanan pun harus berjuang menjaga “aura” mereka demi bertahan hidup.
Baca Juga: Bikin Nostalgia! 4 Drama Korea Romantis Sekolah Ini Wajib Masuk Watchlist Kamu
4. Tiba-Tiba Setan (16 April 2026)
Film ini menghadirkan kombinasi horor dan komedi dengan premis unik. Ceritanya mengikuti kakak beradik yang datang ke hotel tua untuk mencari harta karun peninggalan ayah mereka.
Tanpa diketahui, salah satu dari mereka berencana menakut-nakuti dengan hantu palsu. Namun, suasana berubah kacau karena ketika roh asli dari seorang wanita yang terbunuh di hotel itu bangkit dan meneror.
5. Songko (23 April 2026)
Film Songko menawarkan horor dengan nuansa budaya lokal yang kuat. Disutradarai Gerald Mamahit, film ini berlatar di Minahasa pada era 1980-an.
Cerita mengikuti Mikha dan keluarganya yang diusir dari desa karena sang ibu tiri dituduh sebagai jelmaan makhluk gaib bernama Songko.
Makhluk ini dikenal sebagai sosok misterius yang menghisap darah gadis-gadis di desa. Meski sudah diasingkan, teror Songko tetap menghantui mereka.
Baca Juga: Mulai Syuting, Film Horor Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Bertabur Bintang, Ini Sinopsisnya
6. Para Perasuk (23 April 2026)
Disutradarai Wregas Bhanuteja dan dibintangi Angga Yunanda serta Maudy Ayunda, film ini hadir dengan konsep yang unik dan berbeda.
Berlatar di Desa Latas, mengisahkan tradisi kerasukan di desa setempat. Tokoh utama, Bayu, bercita-cita menjadi Perasuk Utama untuk menyelamatkan mata air keramat yang terancam hilang.
Namun, ambisinya membawa Bayu menghadapi kekuatan supranatural sekaligus konflik moral yang kompleks. Film ini tidak hanya menyajikan horor, tetapi juga kritik sosial dan budaya yang kuat.