Cerita berfokus pada Willa, seorang gadis kecil berusia enam tahun (Luisa Adreena). Bagi Willa, gang kecil tempat tinggalnya di Surabaya terasa seperti dunia yang penuh petualangan dan keajaiban.
Namun kehidupan yang penuh keceriaan itu perlahan berubah ketika sahabatnya mengalami kecelakaan, sementara teman-teman lainnya mulai masuk sekolah.
Lingkungan yang sebelumnya ramai kini terasa semakin sepi. Merasa kesepian, Willa akhirnya memutuskan untuk ikut bersekolah agar bisa kembali bermain bersama teman-temannya.
Di sekolah, Willa menemukan dunia baru yang penuh aturan dan tantangan. Pengalaman tersebut membuatnya mulai memahami bahwa proses tumbuh dewasa sering kali mengubah cara seseorang memandang kehidupan.
3. Pelangi di Mars
Film Pelangi di Mars menawarkan cerita yang berbeda dari film Indonesia pada umumnya. Disutradarai oleh Upie Guava, film ini mengangkat kisah petualangan fiksi ilmiah yang berlatar masa depan.
Cerita berlatar tahun 2100-an, ketika Bumi mengalami krisis air yang sangat parah. Harapan baru kemudian muncul dari sosok Pelangi, anak pertama yang lahir di planet Mars.
Pelangi memulai misi berbahaya bersama sejumlah robot untuk mencari mineral langka bernama Zeolit Omega yang diyakini mampu mengatasi krisis air di Bumi.
Namun perjalanan tidak mudah. Pelangi harus menghadapi ancaman dari organisasi bernama Nerotek yang berambisi menguasai sumber air tersebut demi kepentingan mereka sendiri.
Film ini diperkirakan akan menjadi salah satu tontonan menarik bagi penonton yang menyukai cerita petualangan dan teknologi masa depan.
Baca Juga: Agak Laen: Menyala Pantiku! Pecahkan Rekor, Salip Avengers: Endgame Jadi Film Terlaris di Indonesia
4. Senin Harga Naik
Film Senin Harga Naik menghadirkan cerita drama keluarga yang penuh konflik emosional. Film ini disutradarai Dinna Jasanti dan mengangkat hubungan rumit antara seorang ibu dan anak.
Cerita berfokus pada Mutia (Nadya Arina), seorang perempuan muda yang berusaha membuktikan bahwa dirinya mampu meraih kesuksesan tanpa bantuan keluarganya.