TITIKTEMU.CO - Di tanah Elbaf yang dikenal sebagai negeri para raksasa dan kekerasan, muncul sosok yang memperkenalkan dirinya tanpa keraguan.
Loki, sang Dewa Matahari, berdiri sebagai figur mitologis yang mengklaim diri sebagai makhluk terkuat yang masih hidup.
Dengan nada angkuh, ia menyebut Elbaf sebagai Warland—kerajaan yang pernah hidup dari peperangan—dan dirinya sebagai simbol kehancuran dunia.
Dalam pengakuannya, hanya ada dua entitas yang berada di atas segalanya: Imu, dan satu sosok lain yang tidak disebutkan secara langsung.
Kalimat itu sendiri sudah cukup untuk membuat dunia One Piece bergetar.
Enam Tahun Lalu, Dewa Itu Jatuh
Namun legenda tak selalu abadi. Enam tahun sebelum alur cerita saat ini, Loki ternyata pernah tumbang.
Yang menjatuhkannya bukan pasukan raksasa, bukan pula kekuatan kuno Elbaf, melainkan satu manusia: Shanks si Rambut Merah.
Fakta ini mengubah banyak persepsi. Loki bukan lawan biasa. Ia adalah pemilik senjata legendaris Ragnir dan Buah Iblis khas Elbaf.
Jika makhluk sekelas ini bisa dikalahkan oleh satu orang, maka kekuatan orang tersebut tak bisa lagi diukur dengan standar biasa.
Baca Juga: Perkembangan Karakter Portgas D. Ace di One Piece: Dari Anak Gol D. Roger hingga Gugur di Marineford
Shanks, Manusia Terkuat yang Masih Berdiri
Kemenangan atas Loki menempatkan Shanks pada posisi yang tak terbantahkan.