entertainment

Ketika Dewa Bisa Mati: One Piece 1154 dan Runtuhnya Kesombongan Saint Saturn

Selasa, 23 Desember 2025 | 20:29 WIB
Ilustrasi Dunia One Piece resmi berguncang di Episode 1154 (Desain AI )

TITIKTEMU.CO - Dunia One Piece resmi berguncang. Episode 1154 bukan sekadar lanjutan cerita, melainkan titik balik besar yang membuat penggemar terdiam: Saint Jaygarcia Saturn, salah satu Gorosei—simbol kekuasaan tertinggi Pemerintah Dunia—akhirnya mati.

Bukan oleh pedang bajak laut biasa, melainkan oleh tangan kekuasaan yang lebih gelap dan kejam: Imu.

Arc Egghead yang sejak awal penuh ketegangan, kini menutup tirainya dengan tragedi dan kebenaran yang tak bisa lagi dibungkam.

Baca Juga: Perkembangan Karakter Sanji: Pria yang Menolak Jadi Mesin Perang di Dunia Bajak Laut One Piece

Egghead: Pulau Ilmu yang Berubah Jadi Medan Eksekusi

Episode ini masih berpijak di Egghead Island, tempat ilmu pengetahuan dan idealisme Vegapunk berbenturan dengan kekuasaan absolut. Saint Saturn datang bukan hanya untuk menghentikan Luffy dan kru Topi Jerami, tetapi untuk memutus siaran kebenaran yang bisa mengguncang dunia.

Saturn tampil sebagai figur arogan—tenang, dingin, dan yakin bahwa dirinya tak tersentuh. Ia adalah wajah klasik Pemerintah Dunia: berkuasa karena sistem, bukan karena kemanusiaan.

Namun Egghead bukan panggung yang ramah bagi kesombongan.

Baca Juga: Review Chapter 1169 One Piece, Momen Gila Shanks dan Haki Raja yang Mengubah Segalanya

Luffy, Bonney, dan Kekalahan yang Tak Terbayangkan.

Dalam konfrontasi klimaks, Luffy dengan kekuatan Nika dan Jewelry Bonney menjadi simbol perlawanan generasi baru.

Mereka bukan hanya bertarung demi bertahan hidup, tetapi demi mematahkan ilusi bahwa para “dewa” dunia ini abadi.

Saturn memang berhasil memutus siaran Vegapunk, tetapi gagal menghentikan Luffy.

Kegagalan itu bukan kesalahan kecil—bagi Gorosei, itu adalah dosa terbesar.

Halaman:

Tags

Terkini