TITIKTEMU.CO - Film horor psikologis Crocodile Tears karya sutradara Tumpal Tampubolon siap menghantui layar bioskop Indonesia.
Film ini sebelumnya tayang perdana di Toronto International Film Festival (TIFF) 2024, dan selanjutnya tayang di berbagai festival film dunia.
Bukan itu saja, Crocodile Tears bahkan beerhasil menyabet dua penghargaan bergengsi di ajang Jakarta Film Week 2025 beberapa waktu lalu.
Sejak pemutaran di TIFF 2024, Crocodile Tears terus mencuri perhatian dunia perfilman internasional. Film berani menggabungkan elemen realisme magis dengan teror psikologis.
Baca Juga: 10 Drakor Tayang November 2025, dari Last Summer hingga Taxi Driver 3
Sutradara Tumpal Tampubolon, yang juga menulis naskahnya sendiri, mengungkapkan rasa tidak sabar untuk segera memperkenalkan film panjang pertamanya ini kepada penonton Indonesia.
“Film ini lahir dari keresahan pribadi tentang hubungan manusia, kepercayaan, dan batas antara kenyataan serta delusi,” kata Tumpal.
Produser Mandy Marahimin merasa bangga karena karya mereka mendapat sambutan hangat dari juri dan penonton festival.
“Kami berterima kasih atas penghargaan yang untuk film ini. Semoga sesaat lagi film ini bisa ditonton di bioskop-bioskop di seluruh Indonesia,” ujarnya dilansir dari Antara.
Baca Juga: Mengapa Film Horor Shutter Bikin Penasaran dan Ditunggu Banyak Orang?
Sinopsis Crocodile Tears
Crocodile Tears dibintangi Yusuf Mahardika, Marissa Anita, dan Zulfa Maharani, tiga aktor dengan kemampuan akting kuat yang membuat setiap adegan terasa intens dan emosional.
Film ini mengisahkan Johan, seorang pria muda yang hidup bersama ibunya, Mama, di tempat bernama Taman Buaya.
Mama percaya bahwa seekor buaya putih yang tinggal di taman itu adalah reinkarnasi dari suaminya, sekaligus ayah Johan. Karena keyakinan itu, Mama melarang Johan berhubungan dengan dunia luar.