Suatu hari, Don memutuskan untuk mengikuti pertunjukan bakat di kampung halamannya dengan menampilkan sandiwara panggung berdasarkan buku karya kedua orang tuanya yang telah meninggal.
Sayangnya, buku itu dicuri oleh anak yang selama ini sering merundungnya. Bersama teman-temannya, Don berjuang merebut kembali buku tersebut dibantu peri kecil.
Menuju Bioskop Global
Sejak dirilis, Jumbo mendapat sambutan luar biasa dari penonton Indonesia. Film ini bahkan mencatat rekor sebagai film animasi lokal paling laris sepanjang masa, mengungguli sejumlah film besar lainnya.
Keberhasilan di pasar domestik kemudian membuka jalan bagi Jumbo untuk menembus pasar internasional. Sebelum diputar di Sharjah, film ini juga tayang di Singapura dan Taiwan.
Kesuksesan Jumbo di berbagai festival internasional menunjukkan bahwa animasi Indonesia semakin diakui dunia. Festival seperti SIFFCY sekaligus kesempatan untuk memperkenalkan karya anak bangsa kepada dunia.***