Ji-young yang berasal dari era modern membawa nilai-nilai baru ke lingkungan kerajaan, sementara Yi Heon harus berjuang menyeimbangkan perasaan pribadi dan tanggung jawab sebagai raja.
Drama ini juga menunjukkan bahwa makanan bukan sekadar kebutuhan, tetapi bahasa universal yang mampu menyatukan orang dari latar berbeda.***