Shania Sree
Ratu Dewi Imasy
Fendy Pradana
Sinopsis Menjelang Maghrib 2: Wanita yang Dirantai
Cerita berfokus pada Giandra (Aditya Zoni), dokter muda lulusan STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen), sekolah kedokteran pribumi pada masa Hindia Belanda.
Sebagai dokter yang mendapat pendidikan dan ilmu pengetahuan modern, Giandra menghadapi dilema besar ketika menemukan praktik pemasungan di pedesaan.
Saat itu, pemasungan dianggap wajar untuk orang dengan gangguan jiwa. Sebab, masyarakat meyakini sakit jiwa berkaitan erat dengan roh jahat atau kutukan.
Baca Juga: 13 Film Indonesia Tayang di Bioskop September 2025, Horor Masih Mendominasi
Giandra merasa sikap tersebut bertentangan dengan logika medis. Konflik batin pun muncul ketika dia membaca berita tentang seorang gadis desa, Layla (Aisha Kastolan) yang dipasung.
Penasaran dan ingin menolong, , Giandra pun berangkat ke Desa Karuhun, sebuah desa terpencil di kaki gunung yang jauh dari jangkauan kota.
Giandra bertemu Rikke (Aurelia Lourdes), jurnalis keturunan Belanda-pribumi yang menulis berita tentang Layla. Sebelum pergi, dia meninggalkan tiga kata yang bikin penasaran: kultur, mistik, dan tahayul.
Baca Juga: Film Konser BTS Movie Weeks Tayang di Bioskop 24 September, Cek Harga Tiket dan Cara Beli
Sampai akhirnya, Giandra harus menghadapi benturan antara ilmu kedokteran modern dengan kepercayaan mistis yang begitu kuat di masyarakat.
Film ini pun menegaskan bagaimana ketegangan antara sains dan tradisi bisa menimbulkan konsekuensi besar, bahkan mengarah ke horor yang tak terduga.
Di sisi lain, film ini juga menggambarkan realitas sejarah Indonesia pada era kolonial, ketika modernisasi mulai masuk tetapi kepercayaan lokal tetap mendominasi kehidupan.