1. Kisah Sania dan Kira
Sania (Maudy Koesnaedi), ibu tunggal yang berjuang demi putrinya, Kira (Sarah Beatrix) yang mengidap leukemia. Siang hari Sania menjadi pengemudi ojol, dan malamnya resepsionis karaoke untuk biaya pengobatan Kira.
2. Kisah Gigi dan Gino
Gigi (Rania Putrisari) mengidap penyakit jantung bawaan. Dia mendapat cinta tulus dari adiknya, Gino (Pangeran Lantang), yang rela mengubur mimpinya menjadi penyanyi demi merawat kakaknya.
3. Kisah Daffa dan Bimo
Daffa (Tanta Ginting), pemilik kafe penderita gagal ginjal. Dia selalu ditemani sahabatnya, Bimo (Samuel Rizal). Persahabatan mereka menggambarkan Filia, kasih yang hadir meski hidup penuh ketidakpastian.
4. Kisah Yosua dan Martha
Yosua (Tyo Pakusadewo), pria paruh baya yang sinis dan keras kepala. Dia tetap mendapat kasih istrinya, Martha (Meriam Bellina). Membawa pesan kesetiaan dan cinta,, meski penuh luka dan pertengkaran masa lalu.
Baca Juga: Daftar Nominasi Korea Drama Awards 2025, IU, Park Bo Gum, dan Park Bo Young Bersaing Ketat
Karakter Pendukung
Selain empat kisah utama, film ini juga menghadirkan karakter pendukung yang memperkaya narasi. Ada Masinton (Dwi Yan), seorang mantan satpam yang mulai kehilangan ingatan.
Kemudian Chika (Chika Waode), penjaga kantin rumah sakit yang sering mengajaknya bernostalgia.Ada juga para tenaga medis seperti Dr. Pujiati (Dewi Yull), Amel (Maudy Wilhelmina), dan Prof. Astuti (Tutie Kirana).
Mereka bukan hanya sekadar pelengkap cerita, tapi menjadi bagian penting cerita yang menunjukkan bahwa cinta tanpa pamrih juga bisa hadir dari sosok tenaga kesehatan.
Baca Juga: Drama Korea Bon Appetit Your Majesty Baru Tayang, Tim Produksi Minta Maaf, Salah Apa?
Lagu yang Menyatukan Semua Kisah