Reina Ueda mengaku, “Ketika melihat credit title, saya menangis. Rasanya hati saya hancur memikirkan apa yang harus dihadapi Kanao setelah ini, melawan iblis dan menanggung beban yang besar.”
Ia melanjutkan, “Saya juga merasa tersentuh karena seolah-olah semua perasaan para karakter, bukan hanya Shinobu dan Kanao, tapi juga mereka yang tidak bertarung di kastil, saling terhubung.”
Lebih dari Sekadar Anime Aksi
Bagi para penggemar, film ini bukan cuma soal pertarungan memukau.
Ada banyak momen emosional yang siap bikin dada sesak, mata berkaca-kaca, bahkan tersedu di kursi bioskop.
Itulah yang membuat Infinity Castle berbeda, ia menggabungkan aksi spektakuler dengan sentuhan emosional yang kuat.***