Baca Juga: Tayang di Bioskop 14 Agustus 2024, Film Tinggal Meninggal Sajikan Komedi Getir Bikin Ngakak
Dibayar Rp244 Miliar untuk 380 Kata
Salah satu fakta paling mencengangkan dari film ini adalah bayaran yang diterima Keanu Reeves. Untuk perannya di John Wick: Chapter 4, dia disebut menerima bayaran sebesar 15 juta dolar AS atau sekitar Rp244 miliar.
Dengan dialog yang hanya terdiri dari 380 kata, berarti jika dibagi rata, satu kata Keanu dibayar senilai sekitar 39 ribu dolar AS, atau setara dengan Rp642 juta. Jumlah ini sangat luar biasa dan membuat banyak orang takjub.
Namun, jika melihat bagaimana Keanu menjalankan perannya, mulai dari adegan bertarung, kejar-kejaran mobil, hingga tembak-menembak, maka gaji tinggi tersebut sangat sepadan.
Baca Juga: Jadwal Tayang Sihir Pelakor 2025, Sinopsis, dan Daftar Pemain Lengkap
Aksi Fisik Ekstrem
Meskipun tidak banyak berbicara, Keanu Reeves menunjukkan totalitas dalam aktingnya. Dalam John Wick: Chapter 4. LIhatlah ketika dia mengendarai mobil klasik di jalanan Paris.
Kemudian bertarung menggunakan nunchaku, terjun dari lantai tiga, hingga berhadapan langsung dengan puluhan musuh bersenjata. Setiap adegan dilakukan dengan koreografi aksi yang rumit dan butuh fisik kuat.
Bahkan, Keanu dikenal sebagai aktor yang sering melakukan adegan berbahaya tanpa pemeran pengganti. Dia melatih sendiri teknik bela diri, senjata api, hingga latihan mengemudi khusus untuk adegan aksi.
Baca Juga: NONTON My Girlfriend Is The Man Episode 3-4 Sub Indo: Jadwal, Spoiler, dan Link Streaming
Sukses Besar Waralaba John Wick
John Wick bukan hanya sukses secara artistik, tapi juga komersial. Film pertamanya pada 2014 diproduksi dengan anggaran sekitar 20 juta dolar AS, dan sukses meraup lebih dari 86 juta dolar di seluruh dunia.
Kesuksesan secara komersial ini berlanjut hingga seri keempat, yang bahkan dipuji sebagai salah satu film laga terbaik dalam dekade terakhir. Waralaba ini berhasil membangun dunia sendiri dengan konsep menarik.
Waralaba ini memiliki slogan: pembunuh bayaran, kode etik, dan organisasi rahasia bernama The Continental. Tak heran jika kemudian banyak spin-off yang dibuat, seperti serial The Continental dan film Ballerina.***