TITIKTEMU.CO, Pekan ini , Film Final Destination: Bloodlines mulai diputar di bioskop tanah air. Film horor supranatural Amerika Serikat tahun 2025 ini merupakan sekuel ke-enam dalam serial Final Destination mengikuti Final Destination 5 (2011).
Film ini disutradarai oleh Zach Lipovsky dan Adam Stein. Dibintangi oleh Kaitlyn Santa Juana, Teo Briones, Richard Harmon, Owen Patrick Joyner, Rya Kihlstedt, Anna Lore, Brec Bassinger, dan Tony Todd.
Film terakhir aktor Tony Todd sebelum kematiannya, ia terlihat dalam kondisi yang buruk saat syuting, tetapi ia tetap berusaha untuk mengulang peran ikoniknya.
Produser Craig Perry mengatakan kepada Deadline dalam sebuah wawancara bahwa mereka yang berada di lokasi syuting tahu bahwa proyek tersebut kemungkinan akan menjadi yang terakhir bagi Tony Todd saat mereka sedang syuting. "Kami semua tahu bahwa ia jelas sakit parah, dan cukup jelas bahwa ini akan menjadi peran terakhirnya dalam sebuah film," kata Perry kepada media.
Baca Juga: Rekor Penonton Film 'Agak Laen' Disalip JUMBO, Ini Komentar Ernest Prakarsa, Produser 'Agak Laen'
Dalam film-film waralaba sebelumnya, produser mencoba menjadwalkan syuting adegan kematian karakter pada hari terakhir syuting aktor. Selama pembuatan film ini, sebagian besar aktor harus syuting adegan kematian mereka pada hari pertama.
Cuplikan pertama menerima 178 juta penayangan daring dalam 24 jam pertama, jumlah kedua terbanyak dari semua film horor, setelah It (2017), dengan 197 juta penayangan.
Sinopsis Film Final Destination :Bloodlines
Stefani Lewis, seorang mahasiswi yang mewarisi firasat tiba-tiba dialami oleh neneknya pada tahun 1968, tentang runtuhnya sebuah menara.
Sang nenek meramalkan runtuhnya gedung dan menyelamatkan sekelompok orang dari kematian.
Baca Juga: 5 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa: Jumbo Langsung Meroket ke Posisi Dua!
Puluhan tahun kemudian, sang cucu mulai mendapat penglihatan tentang anggota keluarganya yang sekarat. Ia menyadari bahwa ada urutan kejadian dan harus berjuang untuk mencegah Kematian merebut kembali garis keturunan keluarganya. Kematian mulai memburu mereka satu per satu karena mereka seharusnya tidak pernah ada.
Bisakah ia menyelamatkan keluarganya?