Menurut Inarah, karakter Dewi diidentikkan dengan warna merah karena karakternya kuat, berani bersuara, dan bertindak sebagai pemimpin untuk keluarganya.
Sementara Sena diidentikkan dengan warna biru karena karakternya yang memendam banyak perasaan di dalam dirinya. Banyak emosi yang dipendam Sena dan tidak bisa dia ungkapkan.
“Kenapa jadi ungu? Karena merah campur biru itu ungu. Dan kenapa harus campur, karena Dewi dan Sena itu elemen yang sangat penting untuk jalannya cerita Temurun,” jelas dia.
Baca Juga: Sinopsis Film Final Destination 5, Upaya Mengelabui Kematian Yang Lain
Sinopsis Temurun, Keluarga Bahagia atau Bencana
Film horor Temurun mengisahkan adik-kakak Dewi (Yasamin Jasem) dan Sena (Bryan Domani) yang baru saja ditinggal ibunya meninggal. Di tengah kesediahan, ayahnya yang telah lama pergi tiba-tiba muncul.
Sang ayah ini berniat mewariskan perusahaan produksi daging milik keluarga di kota. Dewi dan Seno mau tidak mau tinggal bersama ayahnya. Keduanhya kemudian bertemu sang nenek, Gayatri (Jajang C Noer).
Sena bekerja di bagian produksi daging, sementara Dewi mengurus administrasi. Dewi menemukan kenyamanan sari sang nenek, sedangkan Sena berusaha mendapatkan kasih sayang ayahnya.
Sampai akhirnya Sena menemukan tanda-tanda pesugihan. Dia pun mengajak Dewi kabur. Namun, sang kakak menolak karena sudah dibutakan dengan kehidupan barunya.
Mereka mulai mengalami berbagai kejadian mistis dan di luar nalar seperti suara aneh di malam hari, bayangan yang tiba-tiba melintas, dan suasana yang mencekam.
Semakin Sena mempelajari sejarah keluarga mereka untuk mengungkap misteri tersembunyi, semakin jelas bahwa kelaurga mereka menyimpan rahasia kelam dan misterius.
Dewi akhirnya terperangkap. Celakanya, dia ternyata sudah dipersiapkan untuk ritual keluarganya sebagai wadah baru iblis yang bersemayam di tubuh nenek Gayatri.
Dewi dan sena pun berniat menghadapi semua semua rintangan, meskipun harus berhadapan dnegan misteri menakutkan dan mengubah hidup mereka selamanya.