Film ini akan mengisahkan sosok Badarawuhi mulai dari asal-usul dan latar belakang desa penari.
Sebagai spin off, Badarawuhi di Desa Penari juga membuka kemungkinan adanya sekuel atau lanjutan KKN di Desa Penari.
Baca Juga: Jadwal Tayang Film Siksa Kubur di Bioskop Jakarta, Bandung, Semarang dan Solo
3. Biaya Produksi Rp 20 Miliar
Badarawuhi di Desa Penari menghabiskan biaya produksi hingga lebih Rp 20 miliar. Sebagai perbandingan, KKN di Desa Penari menghabiskan biaya produksi sekitar Rp 15 miliar.
Salah satu penyebab mahalnya bujet ini karena pengambilan gambar menggunakan kamera bersertifikat IMAX.
Diketahui, film horor ini sekaligus merupakan film pertama dari Asia Tenggara dalam program eksekutif Filmed For IMAX.
Baca Juga: Biodata & Profil Pemain Utama Drakor The Escape Of The Seven 2 Resurrection
4. Badarawuhi di Desa Penari tayang di Amerika
Film Badarawuhi di Desa Penari dijadwalkan tayang di bioskop-bioskop Amerika Serikat dengan judul Dancing Village: The Curse Begins.
Pada 4-5 April 2024 lalu, film horor ini menggelar gala premiere di studio IMAX MCA, Westfield Century City, Los Angeles, AS. Sambuat atas film ini sangat antusias.
5. Aktor dan aktris Papan Atas
Film Badarawuhi di Desa Penari dibintangi sederet aktor dan aktris papan atas Indonesia. Mereka antara lain Aulia Sarah (Badarawuhi), Maudy Effrosina (Mila), Jourdy Pranata (Yuda).
Didin Boneng (Mbah Buyut Tua), Aming (Mbah Buyut Muda), Muhammad Iqbal Sulaiman (Gito) Claresta Taufan (Ratih), Maryam Supraba (Inggri), Pipin Putri (Mbah Putri), dan Bima Sena (Prabu).***