“Tolong.”mohon Ikshan.
“Tatap aku Ava tatap.”paksa Ikshan.
“NGGAK! Kamu pergi!!”teriak Ava ketakutan. Ikshan langsung memeluk Ava penuh rindu.
“Aku cinta kamu Ava kembalilah.”bisik Ikshan lembut.
“Aku disini Ava. Kita berduka kita sama-sama kehilangan.”bisik Ikshan lagi.
Ava menangis membalas pelukan Ikshan ia tersadar.
“Aku jahat mas aku bodoh.”ucap Ava.
“Aku yang buat dia pergi!”ucap Ava benar-benar terdengar pilu.
“Sayang hey..”ujar Ikshan sambil merangkum wajah ava, untuk pertama kalinya setelah sekian lama mata mereka tidak bertatap.
Ava menatap Ikshan menunjukan kerapuhannya.
“Aku minta maaf mas.”ucap Ava.
“Kamu nggak salah sayang. Jangan seperti ini aku mohon kita lalui ini sama-sama.”
“Ada aku Ava. Kamu punya aku kita tanggung cobaan ini sama-sama aku minta sangat sama kamu kembalilah sadar, dia sudah tenang disurga.”ucap Ikshan sambil menangis juga mencium kening Ava lembut penuh cinta.
“Kita mulai dari awal sayang, sabar lah..”tegar Ikshan.
Ava mengangguk mengiyakan, ia sadar selama ini ia begitu terlarlut kepada masa duka dan sedihnya sampai melupakan orang di sekitarnya.