“Kamu mau nanya apa,”ucap Ikshan menyadarkan Ava yang sibuk terpana pada tempat ini. Setelah Ava sadar ia membalas ucapan Ikshan.
“Kenapa orang-orang pada panggil aku nyonya muda.”ujar Ava bingung.
“Karena aku bilang kamu istri aku.”jawab Ikshan dengan tenang.
Ava langsung melototkan matanya sempurna sambil memandang Ikshan yang tampak biasa saja setelah berucap seperti itu.
“Kita kan belum nikah,”sanggah Ava.
“Duduk dulu.”suruh Ikshan saat mereka sudah sampai di meja makan.
“Excuse me,”ujar Ikshan kepada sang waiters.
“Yes,sir.”
“Saya mau pesanan atas nama fernando,”ujar Ikshan. Waiters itu mengangguk mengerti lalu pamit pergi dari sana.
“Kamu udah mesan tempat ini dari lama?”ucap Ava setelah paham bahwa tempat ini terlihat begitu privat seperti khusus di pesan dari lama untuk ngedate.
“Mereka tau aku,”jawab Ikshan.
“Kok tempat ini sepi,cuman ada kita berdua,”tanya Ava lagi.
“They will come,"jawab Ikshan.
“No, there are only two of us here.”ucap Ava membenarkan.
“Va,”panggil Ikshan.