“Va,”panggil Ikshan.
“Liat aku, masih ada satu kejutan buat kamu.”ujar Ikshan, ava menggeleng tidak mau.
“Nanti kamu macem-macem aku takut, takut kalo jantung ini makin dugeman di dalam,”jawab Ava.
“Enggak sayang, aku janji lepas pelukan terus liat kebelakang.”perintah Ikshan. Akhirnya Ava menurut dengan perlahan tapi pasti ia melepaskan pelukan dan menoleh ke arah belakang.
Betapa kagetnya Ava saat melihat apa yang ia liat.
“SUPRISEEE!!”teriak Bella, Clara dan Nadia yang kini sudah berada disini bersama pasangan masing-masing.
“ABANGG GILANGG DISINI UNTUK KALIAN!!”ucap Gilang menyambung.
“Bukan cuman kita berdua,tapi juga ada mereka.”bisik Ikshan di telinga Ava.
Dan jangan di tanya lagi sebahagia apa Ava sekarang. Sangat sangat bahagia dan ini menjadi momen terbaik di hidup Ava.
Bersama orang yang di cintai dan bersama sahabat untuk berbagi kebahagiaan. Ava merasa hidupnya sudah sempurna tak henti-hentinya ava mengucapkan syukur di dalam hati.
Malam ini menjadi malam yang bahagia bagi mereka semua. Malam yang menyaksikan betapa tulusnya rasa pertemanan dan rasa cinta yang ada karena bersama.
Pahit manis sudah lewati bersama. Dan sekarang waktunya bahagia dengan dunia yang baru.
Untuk kamu, Ikshan fernando. Terimakasih sudah membuatku merasa menjadi wanita yang paling bahagia di dunia ini. Terimakasih sudah menjadi alasan ku untuk bahagia karena hidup ku akan menjadi hidup mu. Aku mencintai mu tanpa henti. Dan kamu tau itu.
Kita dua insan yang sangat amat bahagia hanya dengan hal-hal sederhana yang mampu memikat hati untuk saling mencinta, merasa, dan bertahan. Bertahan dari segala waktu yang ada untuk di lalu bersama di setiap detiknya.