Bayangan selama empat tahun. Dan Ava sangat benci hubungan jarak jauh. “Aku percaya sama kamu kak. Kalo kamu jodoh aku kamu bakal kembali lagi ke aku. Ava izin ketoilet.”pamit Ava melangkah pergi meninggalkan Ikshan yang terdiam tak tau harus berbicara apa.
***
Hening. Inilah atmosfer yang di rasakan kedua sepasang kekasih itu sekarang.
Yang satu sedang fokus menyetir yang satu lagi sibuk dengan hati dan fikirannya.
Setelah selesai acara prom night tadi Ava langsung meminta untuk pulang. Ava terus melihat kearah luar jendela sesekali bergulat dengan pikirannya ia kecewa dengan Ikshan tapi di satu sisi lain tidak.
Perasaanya sangat kacau.
“Kak ini bukan jalan pulang.”ujar Ava setalah sadar tujuan mereka. Mobil Ikshan berhenti di sebuah taman.
Ikshan keluar dari mobil membukakan pintu untuk ava,ava menatapnya bingung.
“Mau ngapain?”
“Udah malam Ava cape, mau pulang.”
“Lho koko mata Ava di tutup?”ujar Ava saat Ikshan menutup matanya dengan kain membuatnya tidak bisa melihat apa-apa.
Ikshan membawa Ava ketempat tujuannya tempat yang sudah ia dekor dengan dibantu ketiga sahabatnya lampu-lampu di taman menghiasi tempat ini menjadi lebih indah.
“Happy anniversary satu tahun bersama aku ava.”ucap Ikshan sambil membuka penutup mata.
Ava langsung terpana dengan pandangannya di hadapannya sekarang ia menutup mulutnya menahan tangis bahagia.