“Oh iya Ava belum dapat pajak jadian dari kak Farell sama Bella!”seru Ava.
“Makanya sembuh dulu nanti kita traktir.”jawab Farell.
“Ava udah sembuh! ayo sekarang aja.”ucap Ava semangat.
“Kamu keluar dari kamar ini aku ikat kamu.”ancam Ikshan serius.
“Mampus lo kan. Kena lu,”ejek Bella.
“Ikat aja dikurung tiga harii.”tambah Clara. Ava merengut cemberut.
“Dahlah gue pulang duluan ya Va.”pamit Alex.
“Serem doi lo galak Va.”sambung Alex.
“Iya galak banget kayak singa.”ujar Ava setuju, lalu mereka pun satu persatu pamit untuk pulang.
Dan kini tersisalah Ikshan dan Ava saja. Ikshan menatap Ava lekat dengan tajam. “Nggak usah liatin aku terus deh. Ava tau ava cantik banget.”ujar Ava dengan berani membalas tatapan ikshan.
Ikshan hanya menaikan alisnya satu menanggapi ucapan kekasihnya Ikshan berjalan menuju kasur Ava ia mendekati gadis itu membuat Ava gugup.
“Kamu masih deman.”ujar Ikshan mengecek kening Ava memastikan keadaan gadis itu sekarang.
“Jangan bikin aku kwatir ava, jangan pernah pergi kalo nggak bilang-bilang.”ucap Ikshan.
“Iya maaf Ava salah.”
“Kamu udah minum obat.”tanya Ikshan. “Udah tadi sama Bi Rara.”