“Gengsinya gede.”cibir Ikshan, Ava mendengus sebal.
“Kamu mah.”rajuk Ava, Ava masih terisak dengan tangisnya lalu semakin menyusupkan wajahnya ke dada bidang Ikshan untuk meredakan tangisnya.
“Dont cry baby.”ujar ikshan.
“Maaf, aku nggak bakal biarin kamu nangis lagi karena aku. Nangis tapi nangis bahagia maafin aku.”ujar Ikshan, Ava menggangguk.
Mereka menyudahi pelukannya, lalu Ikshan memberi senyum lembutnya Ava selalu suka sikap hangat Ikshan kepadanya.
“Kebanyakan nangis ya, matanya bengkak lagi.”ujar Ikshan sambil menghapus sisa air mata Ava.
Ava tersenyum manis. “Enggak papa.”ujar Ava “Maaf aku egois tadi”ujar Ava lagi.
“Gapapa ini salah aku, aku yang belum jelasin ke kamu.”bantah Ikshan. “Aku mau cuci muka dulu, sarapan bareng dibawah tunggu aku.”setelah mengucapkan kata itu Ikshan berlalu dari Ava
Dan ava membuka pintu yang terkunci lalu berjalan turun kebawah sambil menunggu Iksha
***
Setelah selesai sarapan pagi tadi yang di siapkan Bi Rara, Oh iya kemarin Bi Rara izin peulang ke kampungnya selama tiga hari karena anaknya sakit, dan pagi ini Bi Rara sudah kembali bekerja di rumah Ava.
Ava dan Ikshan kedua sepasang kekasih itu bersantai di ruang tamu sambil menonton siaran TV kartun spongebob, ya Ava suka film kartun itu apa lagi Upin dan Ipin.
Sebenarnya Ikshan tidak fokus menonton ia fokus memandang wajah Ava yang kembali riang, Ava yang sedang bermanja ria menyender di dada bidang Ikshan pun menikmati paginya dan Ikshan tidak keberatan sama sekali
“Liat tu si patrik lucu kepalanya copot pasang copot pasang aku bisa nggak ya.”ujar Ava, Ikshan tersenyum kecil menanggapi pertanyaan konyol Ava.
“Tiga minggu lagi aku ujian kelulusan.”ujar Ikshan lalu Ava memandang Ikshan membuat Ikshan gemas ingin mengigitnya.