Dengan malas dan mata masih terpejam ava mengumpulkan nyawanya. Ia mengambil alarm bewarna biru muda warna kesukaannya. Ava masih belum menyadari akan hadirnya seseorang disini.
Baca Juga: Warga Sekitar Kali Ciliwung Gembira Atas Kehadiran Sodetan Ciliwung
Baca Juga: Presiden Joko Widodo Resmikan Sodetan Ciliwung Yang Sempat Tidak Dilanjutkan
Ava menyimpan alarm itu dibawah bantal nya agar tidak berisik lagi. Lalu ia melanjutkan acara tidurnya lagi.
Tapi sialnya alarm itu berbunyi kembali.
Ava mendengus sebal. “Berisik ih!”geram Ava.
Ikshan yang sedari tadi memperhatikan Aa tersenyum geli lalu ia tertawa. Ava langsung tersentak kaget saat melihat siapa orang yang ketawa di kamarnya.
Mata Ava membulat sempurna rasa kantuknya hilang seketika seperti ditiup angin.
Sekarang hanya ada rasa degupan di jantungnya yang berdetak cepat selalu seperti ini jika Ikshan berada di dekat Ava. Ava kaget bagaimana bisa Ikshan ada disini sekarang bahkan lelaki itu sedang duduk di sofa kamarnya.
Ava panik ia langsung meraba pakaiannya, aman.
Baca Juga: Yogyakarta Punya Mbah Dirjo Yang Ampuh Mengatasi Sampah Baca Juga: Ini Cara Hebat Warga Ratmakan Dalam Mengelola Sampah
Ikshan terbahak saat melihat kepolosan Ava. Ava langsung blushing bukan main ia malu menutup wajahnya dengan bantal sambil bersembunyi di balik selimut tebalnya, ia malu.
“Pagi putri tidur.”sapa Ikshan.
“Kakak kok bisa di sini?!”tanya Ava didalam selimut.
Ava malu pasti ia jelek sekali sekarang dengan wajah baru bangunnya.